Dugaan Korupsi Program Beasiswa Pemprov Jambi – Peranan Timsel Hanya Bersifat Rekomendasi

Dugaan Korupsi Program Beasiswa Pemprov Jambi – Peranan Timsel Hanya Bersifat Rekomendasi

 

Penanganan perkara dugaan korupsi pada program kegiatan beasiswa di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi masih terus bergulir di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi. Dana beasiswa ini bersumber dari anggaran bantuan sosial (bansos) yang dikeluarkan oleh Biro Keuangan Provinsi Jambi.

Peranan Tim seleksi (timsel) hanya menilai berkas permohonan beasiswa secara formil yang sifatnya hanya rekomendasi. Sedangkan untuk melakukan pengecekan identitas pemohon di perguruan tinggi tempat mereka berkuliah tidak dilakukan oleh Timsel.

Beberapa pihak yang telah dimintai keterangan adalah Ketua Tim Seleksi beasiswa tersebut, yakni Saudi Asyari. Selain timsel, pihak Kejati juga meminta keterangan dari pihak penerima beasiswa.

Selain beasiswa dari bansos, program beasiswa pendidikan untuk mahasiswa jenjang S1, S2, S3 serta Universitas Terbuka tahun 2014 lainnya yang anggarannya sebesar Rp5,2 miliar juga menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jambi. Permasalahan  yang menjadi temuan BPK adalah pemberian beasiswa yang tidak tepat karena mahasiswa sudah lulus bahkan mahasiswa yang tidak kuliah lagi masih mendapat dana beasiswa.

(selengkapnya)